Search

Tips Cegah Paparan Virus Corona di MRT, KRL atau Transjakarta - detikTravel

Jakarta -

Virus Corona telah meluas hingga ke Jakarta dan pasien suspect Corona ada yang meninggal di Jawa Barat. Merujuk pengalaman Amerika Serikat, ahli mikrobiologi, Charles Gerba, memberikan tips agar traveler tak terpapar COVID 19. Indonesia menjadi negara ke-66 yang terpapar virus Corona hingga saat ini.

Penyebaran virus Corona memang tak kenal ampun. Utamanya, tempat berkumpul banyak orang, misalnya di dalam KRL, MRT, atau Transjakarta.

"Virus Corona memiliki kesempatan besar untuk menyebar di dalam transportasi umum," kata Gerba seperti dikutip NYPost.

Makanya, Gerba menyebut traveler sebaiknya sesegera mungkin memakai hand sanitizer setelah turun dari kendaraan umum. Cara itu dinilai lebih efektif ketimbang memakai sarung tangan dan masker, kecuali memang sedang kontak langsung dengan penderita.

Dia juga menyarankan agar penumpang mencuci tangan, tinggal di rumah andai sakit, juga menutup mulut saat batuk atau bersin.

Selain itu, Gerba menuturkan sejumlah tips untuk menghindari paparan virus Corona di kendaraan umum. Apa saja?

1. Hindari Jam Padat

Pneumpang disarankan untuk menghindari jam-jam sibuk kendaraan umum. Sebab, di waktu tersebut tidak banyak tempat untuk bergerak pada saat rush hour.

Andai ada penumpang lain yang batuk atau bersin, sebaiknya traveler segera menjauh. Saat ini bukan waktunya untuk mengedepankan kesopanan.

Risikonya traveler harus bernagkat lebih awal atau justru lebih lambat untuk menghindari rush hour.

2. Lebih Sering Bersihkan Tas

Bergesernya tren penggunaan kantung plastik sekali pakai menjadi kantung belanja membawa konsekuensi pemiliknya harus rajin membersihkan kantung itu. Apalagi, jika kantung belanja itu sempat diletakkan di lantai kereta.

Gerba mengatakan traveler harus segera mungkin mengoleskan desinfektan pada bagian bawah tas, juga untuk dompet. Kalau memungkinkan untuk dicuci, segeralah cuci tas tersebut dengan air hangat.

3. Hindari Memegang Handphone

Telepon genggam juga berpotensi menjadi sarang kuman. Sebab, handphone tak hanya dipegang dengan tangan, namun juga menempel pada pipi dan mulut saat menerima panggilan.

Gerba menyarankan agar traveler tidak menggunakan telepon genggam di dalam kenderaan umum. Dia merekomendasikan HP dibersihkan dengan tisu basah sesegera mungkin setelah meninggalkan kendaraan umum.

Dia bilang langkah itu sangat penting, sebab virus akan terbawa ke dalam tas dan bisa jadi tak akan meninggalkan tas kendati HP sudah dikeluarkan dari tas itu.

4. Jangan Makan di Dalam Kendaraan Umum

KRL, MRT, dan Transjakarta memang telah memberikan larangan untuk makan di dalam moda tersebut. Tapi, tak sedikit penumpang yang melanggar aturan itu.

Memang, sih makan di kendaraan umum kelihatannya menghemat waktu, tapi aksi itu justru berpotensi memicu sakit.

"Mereka akan memegang wajah lebih sering saat makan dan minum tanpa menyadarinya," kata Gerba.

Makanlah saat sudah turun dari kendaraan umum untuk menghindari kontaminasi," ujar Gerba.

5. Antipasi MRT dan TransJakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers kemarin mengatakan MRT dan TransJakarta akan menyiapkan langkah-langkah praktis untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Ada untuk cuci tangan, thermal gun untuk mengukur suhu itu semua disiapkan. Dialokasikan sumber daya yang cukup karena thermal gun-nya terbatas. Nanti TransJakarta dan MRT yang ungkap sendiri (kebutuhannya), mereka sedang hitung. Intinya kita akan terus responsif, bergerak cepat dan menyadari ini genting, dan kami akan terus transparan, faktual sehingga masyarakat tetap mendapatkan informasi," ujarnya.

Simak Video "Khasiat Temulawak yang Digadang Mampu Cegah Infeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)

Let's block ads! (Why?)



"tips" - Google Berita
March 03, 2020 at 02:45PM
https://ift.tt/2VHnZZ9

Tips Cegah Paparan Virus Corona di MRT, KRL atau Transjakarta - detikTravel
"tips" - Google Berita
https://ift.tt/331rOJ7

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Tips Cegah Paparan Virus Corona di MRT, KRL atau Transjakarta - detikTravel"

Post a Comment


Powered by Blogger.